Langkah Awal Belajar Photoshop

Posting Komentar

Langkah Awal Belajar Photoshop

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwasanya Photoshop merupakan satu dari sekian banyak aplikasi pengolah gambar yang biasa digunakan oleh para desainer, dan di kalangan masyarakat Indonesia ini, photoshop menjelma sebagai pamor atau acuan aplikasi ketika ada pembicaraan mengenai dunia desain.
Perlu diingat bahwasanya setiap aplikasi pengolah gambar atau aplikasi untuk desain grafis memiliki kelebihan dan kekurangan fiturnya tersendiri, jadi silahkan pilih dan tentukan mana yang paling kita nikmati dan merasa nyaman saat menggunakannya.

Langkah-langkah Awal Belajar Desain Menggunakan Photoshop

Belajar photoshop bagi pemula, menurut saya merupakan suatu hal yang susah-susah gampang dalam prosesnya.
Susah dalam artian kita harus sepakat bahwa belajar mendesain menggunakan aplikasi adobe photoshop, bukanlah hal yang mampu dipahami dan dikuasai oleh seseorang dalam waktu singkat hitungan menit atau jam. Butuh ketekunan dan kemauan yang tinggi, sehingga apapun halangan dan kesulitan yang kelak dihadapi, akan teratasi tanpa masalah berlebih.
Pada akhirnya belajar desain menggunakan photoshop akan menjadi hal yang mengasyikkan dan tentunya gampang, selama kita tidak bosan di tengah perjalanan perjuangan kita! Hahay~
Ok langsung saja kita menuju ke beberapa langkah awal dalam belajar photoshop bagi pemula (versi saya). Semua langkah berikut adalah hasil dari pengalaman pribadi saya ketika awal belajar desain di photoshop secara otodidak.

1. Bulatkan Tekad Kita untuk Belajar!

Langkah pertama yang ingin saya bagikan di artikel ini adalah “bulatkan tekad kita untuk belajar”. Sepenting itu kah sebuah tekad? Jawaban pastinya, yah tentu saja!
Sebelum melakukan sesuatu, sebuah niat dan kemauan haruslah selalu kita jadikan langkah awal sebelum memulainya. Niat dan kemauan kita ini yang nantinya akan menjadi sebuah tekad kita selama proses.
Tidak ada jaminan jika kelak rasa bosan atau sebuah keluhan akan hadir menemai proses pembelajaran kita, begitu pun sebaliknya. Jadi untuk mengantisipasi hal-hal tersebut yang tentu saja dapat membuat kita berhenti di tengah jalan proses pembelajaran, mari sama-sama kita kuatkan tekad kita untuk benar-benar belajar memahami dan menguasai aplikasi photoshop ini.

2. Mengenal Tampilan Photoshop (User Interface)

Anggaplah aplikasi photoshop ini sebagai teman kita, adapun tampilan yang disajikan di dalam aplikasi adalah penampilan (busana dan tingkah laku) teman kita. Lantas bagaimanakah tahap pertama yang akan kita lakukan ketika ingin memahami teman kita sendiri? Tentunya dengan mengenalnya donk!
Begitu pun dengan aplikasi photoshop ini, sebelum kita mencoba untuk memahami setiap fitur dan apapun yang ada di dalamnya, mari sama-sama kita mengenal dengan tampilan dasar si Photoshop itu sendiri. Kalau kata pepatah mah “Tak Kenal maka Tak Sayang Paham”.

Tampilan Dasar Aplikasi Photoshop

a. Menu Bar

Ada banyak menu yang tersedia di aplikasi photoshop ini, dimulai dengan menu “File” sampai dengan menu “Help” yang bisa kita lihat di bagian paling atas aplikasi. Sebisa mungkin kita harus mengetahui setiap fungsi dari masing-masing menu yang ada yah, cara simpelnya adalah coba-coba.

b. Option Bar

Adapun di bagian bawah menu bar, kita bisa melihat ada beberapa fitur yang mana berfungsi untuk mengatur setiap pengaturan yang berhubungan dengan tool, kita bisa menyebutnya dengan Options Bar.
Sebagai contoh saya mengaktifkan “Brush Tool”, maka di options bar akan muncul beberapa pengaturan lanjutan dari “Brush Tool” yang bisa kita gunakan.

c. Tools Panel

Tools Panel atau Panel Alat terletak di bagian sebelah kiri layar tampilan aplikasi photoshop, tool-tool inilah yang akan sering kita gunakan saat sedang mendesain. Seperti pada menu bar, disini kita harus mengetahui fungsi-fungsi setiap tool yang ada di tool bar, dan cara termudahnya adalah dengan coba-coba langsung di perangkat kita.
Sedikit info mengenal tool bar, bahwasanya cara memilih setiap tool adalah dengan mengklik kiri pada tool yang akan kita gunakan, dan klik kanan pada tool untuk melihat tool lain yang tersedia dari beberapa tool tersebut yang masih terbilang satu kelompok.

Gambar Penjelas Tentang Hubungan Tools Panel dan Options Bar.
Tanda panah putih adalah toolbox dan yang merah adalah option bar~

d. Workspace/Canvas

Workspace atau bisa disebut juga dengan canvas adalah bagian yang kita gunakan saat membuat desain atau project, posisinya tepat di bagian tengah aplikasi. Pokonya disinilah tempat kita bakal melihat tampilan hasil kreasi kita di aplikasi photoshop ini.

e. Bilah Panel

Panel ini berada di bagian kanan, terdapat banyak fitur yang terselip di bagian ini dan bisa kita sesuaikan di pengaturan lanjutan. Secara default atau bawaan saat awal menginstall, kita bisa melihat fitur Layer, Swatch, dan lain-lain.

Dan ingat, tampilan panel ini bisa kita sesuaikan dengan kebiasaan dan kemauan kita, dengan mengeliminasi atau menutup beberapa panel fitur yang tidak kita inginkan untuk terselip di panel ini, ataupun menggunakan tampilan yang telah disediakan dari si photoshop itu sendiri.

3. Memahami Cara Kerja setiap Tool dan Fitur yang Tersedia

Setelah kita mengenal setiap tool dan fitur yang tersedia di aplikasi ini, tentu saja langkah selanjutnya adalah memastikan diri kita bahwa kita sudah memahami cara kerja setiap tool dan fitur yang ada, langkah ini akan berkembang sesuai dengan ketekunan kita selama belajar dan berlatih. *yah kali kenalan doang sama do’i, abis itu ditinggalin~ kan ngga donk. Pahami dan kuasai, setelah itu Nikahin! Hahah
Jadi SemangArt terus dan jangan pernah bosan dalam prosesnya yah

4. Praktek Membuat Desain yang Sama dari Tutorial lalu Mengembangkannya

Langkah ini sangat saya anjurkan jika kita sudah (mencoba) mengenal dan memahami setiap tool dan fitur yang ada, barulah kita mulai mempraktekkan apa yang kita ketahui dengan langkah awal mengikuti video-video tutorial yang berserakan di internet.

Kenapa harus mengenal dan memahami tool dan fitur terlebih dahulu? Agar ketika kita menonton video tutorial apapun itu, kita bukan termasuk orang-orang yang hanya mengikuti tanpa tau arti~ jadi ketika di video menggunakan suatu tool atau fitur tertentu, kita sudah mengetahui maksud dan tujuan dari penggunakan setiap tool dan fitur tersebut.
Adapun tahap lanjutan dari langkah ini adalah “Mengembangkannya”, untuk beberapa percobaan di awal, bolehlah kita merasa puas dengan hasil yang sama atau lebih (entah bagus atau kurang bagus) dari yang ditunjukkan video tutorial, tapi jangan dijadikan kebiasaan! Ke depannya nanti, kita harus bisa melakukan improvisasi atau mengembangkannya sendiri.

5. Melihat-lihat Desain Orang Lain, Membayangkan lalu Menirunya untuk Pembelajaran

Langkah ini sebenarnya merupakan tahap lanjutan dari pengaplikasian pemahaman kita tentang tool dan fitur yang ada di aplikasi photoshop.
Kalau di tahap sebelumnya kita praktek dengan melihat video tutorial, dimana kita bisa melihat tool dan fitur apa saja yang digunakan selama proses. Adapun di tahap ini, kita dituntut untuk memahami dan membayangkan proses pembuatan desain yang sedang kita lihat-lihat, termasuk pemilihan tool dan fitur apa saja yang kelak akan digunakan selama proses pembuatan.
Langkah ini akan menguji daya ingat kita terhadap tool dan fitur-fitur yang tersedia di photoshop, juga meningkatkan daya imajinasi kita dari hasil mensimulasikan proses pembuatan desain yang kita lihat dari gambar hasil desain jadi orang lain.
“Untuk Mencapai Satu Tujuan, Tidaklah Hanya Tersedia Satu Jalan!”
Begitu pun dengan desain, kita akan mempunyai cara kita tersendiri dalam menghasilkan sebuah desain, yang mungkin akan sangat berbeda caranya dengan yang digunakan desainer lain.

6. Praktek – Praktek – Praktek!!

Apakah kalian pernah mendengar sebuah kalimat seperti ini?
“Kita akan bisa karena terbiasa, dan kita akan terbiasa (biasanya) karena dipaksa”
Untuk mencapai tingkatan “Bisa” dalam suatu bidang, kita harus membiasakan diri kita untuk selalu bersama dengan bidang yang tengah kita tekuni, dan kebiasaan itu akan timbul bersamaan dengan dorongan kuat dan sedikit paksaan dalam diri kita untuk tetap berjalan dan menikmati proses tersebut.
Practice Makes Perfect!
Kalimat di atas tentu saja bukan sebuah hisapan jempol belaka, kenyataan bahwa praktek akan menjadikan sesuatu sempurna adalah hal yang pastinya sering kita rasakan di kehidupan sehari-hari. “kalau pengen tau sesuatu, yah cari tau! Kalau butuh percobaan, yah dicoba langsung!”. Kira-kira seperti itulah gambaran dari pentingnya sebuah praktek yang berkelanjutan.
Sekian dari saya dalam artikel yang membahas tentang langkah awal dalam belajar photoshop ini, semoga mampu menginspirasi dan bermanfaat untuk kita semua.
Kalau kalian merasa tulisan ini bermanfaat, apabila berkenan silahkan bagikan ke teman-teman kalian sekalian, terlebih khusus kita-kita yang memang masih pemula dalam dunia desain menggunakan photoshop.


Terimakasih
Saya DeeZain, pamit!

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email